This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label fakta unik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fakta unik. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 Maret 2012

pedang damaskus,pedang tertajam dan terkuat di dunia

Saat Perang Salib, pasukan Eropa dikejutkan oleh pedang yg dimiliki oleh pasukan Arab dan Persia. Pedang mereka dengan mudah menembus baju zirah pasukan crusader, bahkan mampu membelah tameng.
Inilah Pedang Damaskus, terbuat dari baja yg diolah dengan teknik khusus sehingga bisa memiliki permukaan yg sangat kuat dan tajam. Teknik pembuatan pedang ini begitu rahasia sehingga hanya beberapa keluarga pandai besi di Damascus saja yang menguasainya, ini juga sebabnya teknik pembuatan baja Damascus akhirnya punah.





















Hingga kini teknologi metalurgi yg paling canggih pun belum mampu membuat pedang yg lebih tajam dari Pedang Damascus. Pedang Damascus adalah pedang yg paling tajam di dunia, lebih tajam daripada Katana Jepang maupun Kris Indonesia. Selain kuat, baja Damascus juga sangat lentur sehingga betul-betul sempurna untuk dijadikan pedang atau pisau.

Pedang ini mampu membelah sutera yg dijatuhkan ke atasnya, juga mampu membelah pedang lain atau batu tanpa mengalami kerusakan sama sekali. Sebuah penelitian mikroskopik menemukan bahwa pedang-pedang ini ternyata memiliki semacam lapisan kaca dipermukaannya. Bisa dikatakan para ilmuwan muslim di timur tengah telah mencapai teknologi nano sejak seribu tahun yg lalu.

Beberapa ahli metalurgi modern mengaku berhasil membuat baja yg sangat mirip dengan baja Damascus, namun tetap belum berhasil meniru 100%. Teknik pembuatan Pedang Damascus termasuk salah satu Pengetahuan Islam Yang Hilang. Pedang, tombak dan Pisau Damascus yg tersisa kini tersebar di berbagai Museum di seluruh dunia.

Komentar Ahli Pedang Terhadap Pedang Damascus

Di dunia nyata ini saya bisa menemukan komentar dari ahli pedang damaskus yang tulisannya dimuat di majalah Scientific American (SA) berikut:

"And those with Damascus sword- which westerners first encountered during the Crusades against the Muslim nation-had what some consider to be the best sword of all" –John D Verhoeven, SA Vol.284, Jan 2001

Dan konon ceritanya, pedang damaskus mampu membelah kain sutera menjadi dua bagian di udara. Anda bisa banyangkan setajam apakah pedang ini. Dan jangan bayangkan lebih lanjut jika pedang ini mengenai leher.

Karakter Utama Dalam Pembuatan Sebuah Pedang

Bicara soal pedang. Apakah karakter yang dibutuhkan oleh sebuah pedang? Pedang harus punya dua karakter utama pertama adalah tajam, dan kedua adalah tangguh. Tajam tentunya cukup jelas, harus dapat memotong sasaran menjadi bagian yang sempurna. Dan tangguh adalah kemampuan untuk menyerap energi sebesar mungkin tanpa harus patah, tangguh lawannya adalah getas atau brittle (mudah patah/pecah). Tangguh ini adalah mirip seperti sifat palu yang digunakan untuk membelah batu. Tidak seperti sifat bodi kendaraan balap F1 yang ketika tabrakan hancur berkeping-keping. Tentunya, adalah sangat menghawatikan, kalau misalnya pedang harus patah di tengah medan perang ketika melawan pedang musuh.

Menjadi masalah kemudian dua karakter diatas tajam dan tangguh adalah suatu karakter yang saling berkebalikan. Tajam cenderung getas dan tangguh cenderung tidak tajam. Atau dengan kata lain ketika seorang menaikkan ketajaman (catatan: tajam hampir sama dengan keras), ketangguhan cenderung turun dan begitu sebaliknya. Sehingga tantanganya adalah bagaimana mengkombinasikan dua karakter itu menjadi satu seutuhnya, tangguh sekaligus tajam.

Untuk mendapatkan sifat itu, pembuat pedang (empu/smith) sering menggunakan teknik tempa dengan menggabungkan dua baja yang mempunya sifat tangguh dan sifat tajam/keras. Caranya dengan menaruh baja keras di bagian luar (sisi tajam) dan baja tangguh pada bagian dalam pedang kemudian menempanya berulang kali. Sehingga dua baja dengan karakter beda itu menjadi satu dalam pedang. Cara ini sering juga disebut dengan pattern welding. Katana dari Jepang dan juga Keris dari Indonesia dibuat dengan metode ini. Tapi tidak dengan pedang damaskus.

Itulah yang kemudian mejadi unik, sebab sampai sekarang metode exact pembuatan pedang ini kurang lebihnya masih misterius. Meski ada beberapa ahli yang mengklaim telah berhasil membuat pedang tiruannya, namun masih diragukan kemampuannya. Sebab ternyata berdasarkan observasi dengan alat yang modern dan canggih, jika dilihat jauh lebih dalam lagi ke struktur pedang damaskus, terdapat sesuatu struktur yang canggih yaitu struktur carbon nanotube (ditemukan baru pada tahun 1991). Ahli diatas, yang mengklaim telah berhasil membuat pedang damaskus tiruan belum membuktikan bahwa dalam struktur lebih dalam ia juga menemukan struktur yang sama- carbon nanotubes tadi.

Apa itu Struktur Nanotube?

Dilihat dari asal katanya nano yang adalah ukuran, yaitu 1 nanometer sama dengan 1 per satu milyar meter. Anda bisa membayangkan betapa sungguh sangat kecil itu. Tube adalah suatu bentuk seperti pipa, lihat gambar di atas (dalam dunia engineering istilah tube tidak sama dengan pipa). Carbon nanotubes adalah struktur lain dari atom karbon yang sama dengan atom karbon pada grafit yang sering kita temui sebagai bahan ujung pensil. Dan sama juga dengan atom karbon pada diamond. Dengan kata lain perbedaaannya hanya ada pada struktur kristalnya.

Lalu apa hubungangannya dengan ketangguhan dan ketajaman pedang? Carbon nanotube mempunyai karakter yang luar biasa, kekuatannya 20-30 kali kekuatan baja paling kuat, demikian juga dengan kekerasannya. Jadi jika misalnya seutas kawat dengan diameter sekian milimeter mampu menahan sepenuhnya tubuh satu orang unuk menggantungkan diri dari sebuah helikopter, maka hanya dibutuhnya kawat nanotubes dengan luas penampang 1/20 dari luas penampang baja tadi. Dengan kata lain, dengan luas penampang yang sama, kawat carbon nanotube dapat menahan kurang lebih 20 kali beban yang mampu ditahan kawat baja tadi.

Baja pada umumnya mempunyai fasa dominan yang disebut ferit yang sifatnya lunak. Namun pada baja pedang damaskus, terdapat struktur (fasa) carbon nanotubes yang sangat kuat. Stuktur carbon nanotube tadi terdistribusi tertentu di dalam ferit, sedemikian hingga menghasilkan kombinasi sifat akhir yang sangat luar biasa. Itulah pedang yang ditakuti para ksatria Eropa selama beratus-ratus tahun.

Dan sampai saat ini belum ada scientists yang bisa menemukan bagaimana cara membuat carbon nanotubes dalam struktur mikro baja. Termasuk bagaimana membuat pedang damaskus dengan struktur yang sama seperti aslinya.

Pesan : "Maha Besar ALLAH Atas Segala Ciptaan-Nya"

Sumber : http://imankikuk.blogspot.com/2012/01/pedang-tertajam-di-dunia-adalah-pedang.html#axzz1pHL0VCNu

Kamis, 08 Maret 2012

spesies burung dengan teknik menyelam yang handal

kegiatan menyelam yang kita tahu hanya bisa dilakukan oleh manusia dan ikan tapi juga ada beberapa hewan yang bisa menyelam seperti kudanil. tapi ternyata setelah manusia,ikan dan kudanil masih ada lagi hewan yang bisa menyelam yaitu burung.tapi hanya beberapa spesies juga.dibawah ini ada beberapa spesie burung dengan teknik menyelam yang handal silahkan baca selengkapnya.

1.Burung Loon


Burung loon adalah  kelompok burung akuatik yang ditemukan di berbagai tempat di Amerika Utara dan selatan Eurasia. Loon seukuran bebek besar atau angsa kecil, yang terkadang terlihat mirip dengan kedua jenis binatang itu ketika mereka berenang. Bulu mereka terutama berwarna putih dan hitam, dengan warna abu-abu pada kepala dan leher pada beberapa spesies, dan bulu bagian perut yang berwarna putih. Seluruh spesies dari genus ini memiliki paruh berbentuk tombak
Loon adalah perenang yang baik. Menggunakan kaki mereka untuk mendayung dan sayap sebagai bantuan dalam gerakan mereka. Karena kaki mereka berada jauh di belakang, loon tidak mampu beradaptasi dengan baik di daratan karena sulit berjalan dengan bentuk kaki demikian. Mereka umumnya menghindari daratan, kecuali untuk bersarang.

2.Burung Grebe


Ukuran grebe bervariasi, dari kecil hingga menengah ke atas. Grebe terkecil, Least Grebe, berukuran 23,5 cm dengan berat 120 gram. Sedangkan yang terbesar, Great Grebe, berukuran 71 cm dengan massa 1,7 kg. Grebe merupakan burung perenang dan penyelam yang handal. Mereka memiliki kaki yang terletak jauh di belakang, dapat berlari diatas air untuk waktu yang singkat namun seringkali jatuh.
Grebe memiliki sayap yang sempit, dan beberapa spesiesnya dapat terbang rendah. Dua spesies di Amerika Selatan tidak dapat terbang sama sekali. Mereka merespon bahaya dengan menyelam daripada terbang.Grebe memiliki bulu yang tidak biasa, sangat padat dan tahan air. Dengan menekan bulu-bulu terhadap tubuh, grebe dapat mengatur gaya apung mereka. Terkadang mereka berenang rendah dengan hanya memperlihatkan kepala dan lehernya saja.Grebe membuat sarang terapung dari material tanaman. Grebe muda bersifat precocial, mereka dapat berenang segera setelah keluar dari telur.

3.Burung Kormoran


Seluruh spesies kormoran adalah pemakan ikan, belut kecil, bahkan ular laut. Mereka menyelam di dekat permukaan. Mereka mendayung dengan kaki mereka untuk menyelam di laut untuk mencari makan. Beberapa spesies diketahui mampu menyelam hingga 45 meter.



Setelah menangkap ikan, mereka kembali ke pantai, dan seringkali terlihat sedang menjemur sayapnya di bawah sinar matahari. Seluruh spesies kormoran memiliki kelenjar khusus yang mempu menjaga bulu mereka tahan air, meski ada juga yang mengatakan bahwa bulu mereka memang tahan air tanpa adanya kelenjar tersebut. Ada juga yang mengatakan bahwa bulu mereka menyerap air namun tidak membasahi lapisan bulu dan kulit mereka.

4.Burung Guillemot
Burung Guillemot dewasa memiliki tubuh hitam dengan potongan sayap putih, paruh gelap tipis dan kaki merah. Mereka menunjukkan garis sayap putih ketika terbang. Di musim dingin, tubuh bagian atasnya berwarna abu-abu pucat dan bagian bawah berwarna putih. Sayapny tetap hitam dengan garis putih besar di sayap bagian dalam.


Habitat berlembang biak mereka adalah di pantai berbatu, tebing, dan pulau-pulau di pantai Atlantik utara di Amerika Utara bagian timur sampai selatan, dan di Eropa barat sampai selatan. Beberapa burung berkembang biak di Alaska, Mereka biasanya bertelur di lokasi berbatu dekat air.

 
 
sumber :  http://terselubung.blogspot.com/2012/03/4-burung-dengan-teknik-menyelam-yang.html

hewan purba yang masih hidup di indonesia

bila bicara tentang hewan purbakala tentu kita berpikir tentang dinosaurus dan hewan-hewan lain yang sudah punah dan tidak ada lagi di dunia ini.hewan purbakala memang sudah banyak yang punah tapi tidak semua,contohnya dibawah ini,yang saya share kali ini yang masih hidup di indonesia silahkan simak selengkapnya.

 
1.Buaya
Seperti telah kita ketahui bersama baha buaya merupakan salah satu hewan purba yang tersisa si bumi ini. Buaya merupakan hewan Karnivora yang dapat hidup di air dan daratan. Indonesia memiliki 7 spesies buaya dari total seluruh spesies buaya yang ada di Dunia.Spesies buaya yang terdapat di Indonesia antara lain : 
 
# Buaya muara (Crocodylus porosus) :
 








 Buaya muara merupakan spesies buaya yang terbesar, terpanjang dan terganas di antara jenis-jenis buaya lainnya di dunia. Buaya muara juga memiliki habitat persebaran yang sangat luas, bahkan terluas dibandingkan spesies buaya lainnya. Buaya muara dapat ditemukan mulai dari Teluk Benggala (India, Sri Langka, dan Bangladesh) hingga Kepulauan Fiji. Indonesia menjadi habitat terfavorit bagi buaya muara selain Australia. 

#Buaya irian (Crocodylus novaeguineae)
 








 Buaya irian hanya terdapat di pulau Irian (Indonesia dan Papua Nugini). Bentuk tubuh buaya yang hidup di air tawar ini menyerupai buaya muara hanya berukuran lebih kecil dan berwarna lebih hitam. 

#Buaya mindoro (Crocodylus mindorensis)
 










 Buaya mindoro semula termasuk anak jenis (subspesies) dari buaya irian (Crocodylus novaeguineae) tapi kini buaya ini di anggap sebagai jenis tersendiri. Buaya mindoro di Indonesia dapat ditemukan di Sulawesi bagian timur dan tenggara.

#Buaya kalimantan (Crocodylus raninus) 
 









  Buaya kalimantan mempunyai ciri-ciri yang mirip dengan buaya muara. Lantaran itu buaya yang hanya dapat ditemui di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan ini statusnya masih menjadi perdebatan para ahli. 
 
#Buaya siam atau buaya air tawar (Crocodylus siamensis) 
 










  Buaya Siam diperkirakan berasal dari Siam. Buaya siam selain di Indonesia dapat dijumpai pula di Thailand, Vietnam, Malaysia, Laos, dan Kamboja. Di Indonesia, buaya siam hanya terdapat di Jawa dan Kalimantan.

#Buaya sahul (Crocodylus novaeguineae) 
 













 Buaya sahul sebenarnya sama atau masih dianggap satu jenis dengan buaya irian. Namun oleh beberapa ahli taksonomi buaya sahul yang hanya tersebar di Papua bagian selatan ini diusulkan untuk menjadi spesies tersendiri. 

2.Komodo
 








 Komodo, atau yang biasa disebut gengan biawak komodo (Varanus komodoensis), merupakan kadal terbesar di dunia dengan panjang tubuh mencapai 2-3 meter dan berat mencapai 70-140 kg. Ukurannya yang besar ini berhubungan dengan gejala gigantisme pulau, yakni kecenderungan meraksasanya tubuh hewan-hewan tertentu yang hidup di pulau kecil terkait dengan tidak adanya mamalia karnivora di pulau tempat hidup komodo, dan laju metabolisme komodo yang kecil. Karena besar tubuhnya, kadal ini menduduki posisi predator puncak yang mendominasi ekosistem tempatnya hidup.Komodo merupakan dinasaurus purba yang hanya hidup (endemik) di Indonesia saja, tepatnya di Taman Nasional Pulau Komodo. Walaupun begitu komodo juga dapat ditemukan di dua pulau lain disekitar pulau komodo yakni, pulau Rinca dan Pulau Padar.Rahasia Kadal Komodo hingga dapat bertahan selama 40 juta tahun ialah karena ia memiliki sistem pertahanan hidup alami yang terdapat pada kuku serta air liurnya. Air liur komodo s angat mematikan karena mengandung 66 jenis bakteri mematikan. Rhasia lain mengapa komodo dapat bertahan selama ini ualah karean cara bereproduksi komodo sangat istemewa. Komodo dapat bertelur tanpa adanya pejantan (partenogenesis).

3.Coelacanth (Raja Ikan Laut Purba)
 









 Ikan raja laut atau Coelacanth merupakan ikan purba yang banyak hidup pada 360 juta tahun yang lalu. Ikan raja laut yang dikenal sebagai Coelacanth kini hanya tersisa dua spesies yaitu Latimeria menadoensis (Indonesia Coelacanth) dan Latimeria chalumnae (Comoro Coelacanth). Sedangkan berbagai jenis lainnya, sekitar 120 spesies, dinyatakan telah punah dan hanya ditemukan fosilnya saja.Coelacanth adalah jenis ikan berparu-paru yang dipercaya sebagian ahli sebagai nenek moyang tetrapoda, yaitu nenek moyang binatang yang hidup di darat termasuk manusia. Ikan raja laut atau Coelacanth mempunyai habitat di lautan dalam, 700 meter di bawah permukaan laut. Meski terkadang ikan purba ini bisa berada dikedalaman laut 200 meter. Pada tahun 1998, seekor ikan raja laut tertangkap jaring nelayan di perairan Pulau Manado Tua, Sulawesi Utara. Ikan jenis ini sebenarnya sudah umum dikenal oleh nelayan setempat namun belum terdiskripsikan hingga seorang peneliti Amerika yang tinggal di Manado, Mark Erdmann dan beberapa temannya termasuk ilmuan LIPI mempublikasikannya dan belakangan ikan raja laut ini disebut sebagai spesies baru, Latimeria menadoensis ( Coelacanth Sulawesi). Antara ikan raja laut spesies Latimeria chalumnae (Coelacanth Komoro) dan Latimeria menadoensis (Coelacanth Sulawesi) mempunyai ciri-ciri yang serupa. Ekor ikan purba ini berbentuk seperti kipas dengan mata yang besar dan sisik yang terlihat tidak sempurna (seperti batu). Panjangnya mencapai 2 meter dengan berat mencapai 80-100 kg. Perbedaannya terdapat pada warna kulit Latimeria menadoensis yang berwarna coklat sedangkan Latimeria chalumnae berwarna biru baja.

4. Arwana
 








Menurut kelompok kuno Osteoglossids, ikan ini sudah ada pada periode Jurassic. Saat ini, mereka bisa ditemukan di Amazon, dan di beberapa bagian Afrika, Asia dan AustraliaKadang-kadang disimpan sebagai hewan peliharaan eksotis, arowana adalah predator rakus yang memakan binatang kecil yang dapat mereka tangkap, termasuk burung dan kelelawar yang mereka tangkap dalam penerbangan pertengahan (mereka bisa melompat hingga 2 meter (6 ‘6 “) ke udara) .Di Cina, arwana terkenal sebagai “Ikan Naga” karena penampilan mereka, dan mereka dianggap Pembawa keberuntungan/Nasib Baik.

sumber :  http://menujuhijau.blogspot.com/2011/12/4-spesies-hewan-purba-yang-masih-hidup.html

Rabu, 07 Maret 2012

10 jenis katak yang diduga kuat telah punah

Katak dikenal sebagai binatang amfibi yang dapat hidup di dua alam, yaitu di darat dan di air. Dilansir dari situs National Geographic.com, dikatakan ada 10 jenis katak yang dicurigai telah punah dari bumi. Dan baru-baru ini dugaan itu terjawab, masih ada dua spesies yang masih hidup dan salah satunya berhabitat di Kalimantan Indonesia. Apa saja 10 spesies katak itu, berikut kami paparkan.

1.hula painted frog











Discoglossus nigriventer atau Hula painted frog memiliki habitat di dua daerah di pantai timur danau Huleh, Israel dan kemungkinan juga di daerah berdekatan Suriah. Status terakhir terlihat di tahun 1955. Dikatakan menghilang karena habitatnya di danau rawa-rawa Huleh pada tahun 1950an di kuras untuk membasmi nyamuk malaria dan tanah pertanian.

2.katakberparuh mesopotamia













Katak Berparuh Mesopotamia. Terakhir terlihat di tahun 1914. Belum pernah ada yang mendokumentasikan melalui foto. Dicurigai masih hidup dan berhabitat terisolasi di Kolombia, untuk itu katak ini termasuk dalam daftar pencaharian oleh IUCN.

3.katak bolitoglossa jacksoni













Bolitoglossa jacksoni. Katak salamander yang dapat memanjat ini diduga telah hilang dari Guatemala dan terakhir terlihat di tahun 1975. Katak salamander yang mempunyai corak kulit kuning dan hitam pada punggungnya. Diduga menghilang karena peningkatan lahan pertanian dan pemukiman di Guatemala sehingga membuat wilayah hidupnya menghilang. Saat ini IUCN dan San Carlos University , Guatemala telah melakukan pencaharian besar atas katak salamander ini.

4.Katak Callizalus pictus laurent














Callizalus pictus laurent . Katak ini memiliki habitat di sekitar Kongo dan Rwanda. Memiliki badan sekitar 37 mm untuk jantan dan 43 untuk betina. Hidup di hutan bambu dataran tinggi Itombwe. Karena perubahan iklim yang sangat drastis membuat katak ini menghilang , dan terakhir masih dapat di lihat di tahun 1950.

5.katak emas














Katak Emas. Katak ini terlihat terakhir kalinya di Costa Rica pada tahun 1989. Kehilangan katak ini
dimungkinkan karena kekeringan dan serangan jamur Chytrid. Untuk itu International Conservation dan International Union For Conservation of Nature (IUCN) melakukan penelitian untuk kembali menemukan katak emas ini.

6.Katak Hynobius turkestanicus









Hynobius turkestanicus atau Turkestanian Salamander. Pengetahuan akan katak ini sangat minim. Diketahui hanya ada dua spesies sejak di tahun 1909. Kemungkinan memiliki habitat di Kyrgyzstan, Tajikistan atau Uzbekistan. Berdasarkan informasi dari Conservasi Internasional jenis katak ini memiliki fungsi sebagai hewan penjaga kebersihan ekosistem air tawar dan pengontrol kuman penyakit di air, sebagai salah satu kemungkinan sebagai obat penghilang rasa sakit bagi manusia.

7.katak lambung













Katak Lambung. Katak lambung ini adalah katak asli dari Australia. Memiliki nama ilmiah Rheobatrachus vitellinus. Katak ini sungguh unik karena katak betina akan menelan telur yang sudah dibuahi kedalam perutnya kemudian membesarkan sang anak di mulutnya, sehingga seolah-olah katak ini melahirkan anak dari mulutnya. Terakhir terlihat di tahun 1985. Diduga punah akibat serangan jamur Chytrid.

8.katak pelangi














Katak Pelangi Borneo atau Sambas Streaming Toad atau dikenal dengan nama ilmiah Ansonia latidisca. Terakhir terlihat di tahun 1950an. Habitatnya di pulau Kalimantan yaitu Gunung Damus, Kalimantan (Indonesia), dan Gunung Penrissen, di barat Sarawak (Malaysia). Katak ini memiliki badan yang panjang, berkulit kasar seperti berkerikil dan berwarna seperti pelangi antara merah cerah, hijau, kuning dan ungu. Menurut ahli amfibi Robin Moore katak ini beracun dan memiliki warna kulit cerah sebagai bentuk penyesuaian dengan menyamar seperti warna sekitarnya. Pencarian dilakukan oleh konservasi internasional dan Universitas Malaysia di hutan pengunungan Sarawak yang terletak antara wilayah Sarawak dan Kalimantan Barat. Dan ditahun 2011 ini katak itu telah ditemukan kembali . Dengan penemuan Katak Pelangi Borneo ini dapat mendorong penelitian di habitatnya dan penemuan lainnya.

9.katak rio pescado












Katak Rio Pescado Stubfoot atau Atelopus balios. Dinyatakan menghilang karena terakhir terlihat di bulan april 1995. Diduga jamur Chytrid yang membuatnya menghilang dari peredaran binatang. Selain itu degrasi dan hilangnya tanah habitat makin menyulitkan kehidupan katak ini. Spesies Atelopus balios tinggal di bantaran sungai dan hutan hujan dataran rendah di barat daya Ekuador. Diperkirakan popolasinya menurun hingga lebih dari 80% selama tiga generasi ini. Namun pada September 2010 spesies ini kembali ditemukan Eduardo Toral-Contreras dan Elicio Tapia.

10.katak scarlet













Atelopus sorianoi atau katak scarlet memiliki warna orange yang menyala di tubuhnya. Hidup di hutan terisolasi, Paramito de San Francisco, dekat kota Guaraque di barat daya Venezuela. Terakhir terlihat di tahun 1990.

sumber :  http://www.kaskus.us/showthread.php?t=12682931